10 Hari Listrik di Rote Ndao Bakal Padam Total, Aktivitas Warga Terancam Lumpuh

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,24 Januari 2026-Masyarakat Kabupaten Rote Ndao dipastikan akan mengalami pemadaman listrik total selama 10 hari ke depan, mulai Jumat (23/1/2026) hingga Minggu (1/2/2026).

Pemadaman resmi diumumkan PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rote Ndao menyebar luas di media sosial.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan, pasokan listrik akan hanya tersedia selama empat jam sehari, yaitu pukul 18.00 Wita hingga 22.00 Wita.

Pemadaman yang disebut “Sistem Rote 100 persen” ini dilakukan di seluruh wilayah kabupaten.

Manager ULP Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay menjelaskan penyebab pemadaman adalah cuaca ekstrem yang menghambat kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) untuk menyeberang.

“Penghentian aliran listrik secara bergilir guna mengoptimalkan pasokan energi akibat keterbatasan bahan bakar selama cuaca ekstrem,” tulisnya dalam  pemberitahuan pemadaman bergilir, Jumat (23/1/2026).

Pemadaman ini berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama di jam produktif siang hari. Hampir seluruh kebutuhan rumah tangga dan usaha, dari memasak hingga menjalankan bisnis kecil bergantung pada pasokan listrik.

GliaStudios

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu yang paling terdampak.

Beberapa usaha seperti warung es, kios sembako dan usaha rumahan terpaksa mengurangi produksi atau membuang bahan dagangan karena tidak dapat bertahan tanpa listrik.

Selain berdampak ekonomi, pemadaman ini berpotensi memengaruhi keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hari yang gelap tanpa listrik.

Warga Mengeluh

“Listrik padam dari jam 12 malam sampai saat ini belum menyala sedangkan kemarin malam saja masih padam ju dari jam 10 hingga jam 3 subuh. Kasian e katong (kami) bisa apalai, yang ada pasrah dan terima dengan hati,” tulis salah satu akun Facebook, @Putra Putra dengan emoticon menangis.

Sorotan juga datang dari grup Facebook Anak Rote Anti Koruptor. Akun facebook @Bartolomeus T menilai pemadaman dilakukan pada jam-jam sibuk sehingga merugikan masyarakat.

“Selama listrik masuk di Ronda (Rote Ndao) beta (saya) baru kali ini melihat Ronda seperti dalam tahap kritis, beta hanya masyarakat awam tapi beta melihat ini sebagai kebuntuan terobosan, dan bisa di bilang kegagalan sistem, dulu terjadi pemadaman seperti ini juga tapi tempat2 vital tidak perna padam, hal positif dari tidak terjadi pemadaman di tempat2 vital itu terjadi perputaran masif roda ekonomi, lah yang terjadi skrg justru pada saat jam2 sibuk/jam pelarian area2 vital justru terjadi pemadaman, jadi ini sebagai Warning dan juga minta maaf sebelumnya, kepala ULP Rote Ndao dan legislatif eksekutif mohon di kaji kembali jadwal ini, mohon area2 vital seperti dalam kota jangan terjadi pemadaman saat jam2 sibuk ketika ekonomi sedang berputar atau jadi tempat org2 mencari keramaian! sekian terimakasih,” tulis akun @Bartolomeus T.