www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,25 Januari 2026-Daya beli masyarakat Kabupaten Ende terhadap emas dinilai masih menguat.
Hal ini tercermin dari tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas yang mencapai miliaran rupiah pada awal tahun 2026.
PT Pegadaian Area Ende mencatat dari total pembiayaan yang disiapkan sebesar Rp 20 miliar, nilai investasi emas masyarakat Kabupaten Ende telah mencapai Rp 4 miliar hingga periode 20 Januari 2026.
Vice President Area Flores–Sumba PT Pegadaian, I Gede Anom Sastrawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat Ende terhadap investasi emas tergolong luar biasa.
“Kalau kita melihat kondisi ini, daya beli masyarakat Kabupaten Ende sangat baik. Bahkan saya sampaikan langsung kepada Pak Bupati, jika pertumbuhan seperti ini terus dipertahankan, maka minat investasi emas di Ende akan terus meningkat secara signifikan,” ungkap Anom di sela-sela kegiatan Festival TRING di Lapangan Pancasila, Ende, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, daya beli masyarakat biasanya diukur melalui konsumsi barang, namun di Kabupaten Ende, investasi emas saja sudah menembus angka miliaran rupiah.
Investasi tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).
Melalui Festival TRING, PT Pegadaian Area Ende memfokuskan promosi pada produk investasi emas.
Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk “Mengemaskan Indonesia”, termasuk mengemaskan Kabupaten Ende.
“Festival TRING ini sebenarnya kami kemas untuk mendukung visi tersebut. TRING adalah aplikasi digital terbaru Pegadaian yang memudahkan masyarakat melakukan transaksi emas secara cepat dan praktis. Bahkan dari rumah saja sudah bisa, namun kali ini kami hadirkan langsung lewat festival agar lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Selain promosi produk emas, Festival TRING juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menghadirkan pentas hiburan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggairahkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Ende.
Dalam festival tersebut, PT Pegadaian Area Ende menargetkan 500 aktivasi pengguna aplikasi TRING dengan omzet penjualan sekitar 200 gram emas atau senilai Rp 500 juta.
Sementara itu, untuk tahun 2026, PT Pegadaian Area Ende menargetkan pertumbuhan bisnis meningkat sekitar 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bupati Ende Dorong Literasi dan Investasi Emas Masyarakat
Sementara itu, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda yang secara resmi membuka Festival TRING Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian di Kabupaten Ende menilai kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya terkait investasi emas.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende, saya bersama Wakil Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Pegadaian atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Bupati Yosef Badeoda dalam sambutannya.
Menurut Yosef Badeoda, kehadiran Festival TRING sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, di mana investasi emas kini bukan lagi barang mewah yang sulit dijangkau.
Melalui aplikasi digital Tring! dari Pegadaian, masyarakat dapat memulai investasi emas dari nominal kecil dengan proses yang cepat dan mudah.
Ia menilai, langkah tersebut merupakan upaya cerdas dalam mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak hanya melek konsumsi, tetapi juga melek investasi.
Ia berharap, melalui Festival TRING, masyarakat Kabupaten Ende dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami pentingnya menabung emas sebagai dana cadangan jangka panjang, mengenal produk-produk Pegadaian yang aman dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memanfaatkan kemudahan teknologi digital dalam melakukan transaksi keuangan.
Lebih lanjut, Ia menegaskan, PT Pegadaian sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjukkan komitmen kuat tidak hanya dalam layanan keuangan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
“Dengan motto Mengatasi Masalah Tanpa Masalah, PT Pegadaian telah menjadi mitra setia masyarakat, khususnya dalam membantu permodalan pelaku UMKM dan memenuhi kebutuhan dana cepat,” katanya.
Festival TRING juga dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menciptakan ruang-ruang produktif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, potensi lokal Kabupaten Ende diharapkan semakin dikenal luas, kreativitas generasi muda dapat tersalurkan secara positif, serta semangat kebersamaan dan gotong royong terus tumbuh.
Pemerintah Kabupaten Ende berharap kolaborasi melalui Festival TRING 2026 dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung UMKM agar lebih produktif dan memiliki daya saing.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Festival Tring 2026 dengan tetap menjaga ketertiban, memanfaatkan berbagai promo emas yang disediakan oleh PT Pegadaian, serta meningkatkan literasi keuangan bersama.
Festival TRING Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Ende dengan harapan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende.

