Dandim 1604/Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Manusak

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,8 Februari  2026-Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang, Kolonel Inf Kadek Abriawan meninjau langsung lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berada di Jalan Terusan Raknamo, RT 10 RW 04 Dusun 04, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Sabtu (7/2/2026).

Saat kunjungan tersebut diketahui pengerjaan pembangunan KDKMP di Desa Manusak hampir rampung.

Pembangunan fisik Koperasi tersebut telah mencapai 96,30 persen.

Dalam kunjungan tersebut, Dandim 1604/Kupang didampingi Perwira Seksi Teritorial Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Sudirman.

Kehadiran rombongan disambut Danramil 1604-02/Camplong Lettu Inf Alfonso Pareira, Babinsa Desa Manusak Sertu Amaral, serta mandor dan para pekerja proyek.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Kolonel Inf Kadek Abriawan juga melihat secara langsung kondisi bangunan serta perkembangan fisik di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan KDKMP Desa Manusak tinggal menyisakan beberapa pekerjaan akhir sebelum dinyatakan selesai sepenuhnya.

Ia berharap sisa pekerjaan dapat segera diselesaikan tepat waktu sehingga koperasi tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Keberadaan KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian desa sekaligus memperkuat peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Kupang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah inisiatif ekonomi kerakyatan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memberdayakan desa melalui prinsip gotong royong, dengan target pembentukan lebih dari 80.000 unit di seluruh Indonesia berdasarkan Inpres 9/2025.

Berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, dan UMKM, koperasi ini menyediakan layanan sembako, simpan pinjam, hingga cold storage dengan dukungan modal pinjaman.

Koperasi Desa Merah Putih bertujuan untuk meningkatkan nilai tukar petani, memotong rantai distribusi yang panjang, menekan inflasi, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan kemandirian ekonomi desa.

Setiap koperasi didorong untuk memiliki unit usaha seperti penyediaan pupuk/pangan, apotek desa, klinik, serta fasilitas logistik seperti gudang/kamar pendingin.