Wakil Ketua DPRD Malaka dan Warga Nekto Gotong Royong Bangun Gedung SD Nekto

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,17 Februari  2026-Wakil Ketua DPRD Malaka, Ronaldo Asury bersama masyarakat mulai membangun gedung SD Nekto yang merupakan kelas jauh dari SD Inpres Ninma, Senin (16/2/2026).

Langkah tersebut menjadi tindak lanjut dari berbagai kunjungan dan perhatian publik terhadap kondisi SD Nekto yang selama ini menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan sarana yang sangat terbatas.

Berlokasi di Dusun Nekto, Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, sekolah ini menjadi tumpuan pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah yang akses infrastrukturnya masih minim.

Dalam kesempatan itu, Ronaldo Asury yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malaka, tidak hanya hadir secara simbolis.

Ia turut membawa bantuan berupa semen dan sembako sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pembangunan gedung sekolah.

Bantuan semen tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan material awal pembangunan, mengingat proses pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Sementara bantuan sembako diserahkan untuk mendukung konsumsi warga yang terlibat langsung dalam kerja bakti, sehingga semangat gotong royong tetap terjaga selama proses pembangunan berlangsung.

Di tengah aktivitas warga yang bahu-membahu menyiapkan fondasi bangunan, Ronaldo Asury menyampaikan komitmennya terhadap masa depan pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kita ingin anak-anak di Nekto, Desa Raiulun, mendapatkan fasilitas belajar yang layak agar semangat mereka untuk meraih cita-cita semakin tinggi,” ungkapnya.

Di lokasi pembangunan sekolah itu, menunjukkan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

Warga dari berbagai kalangan berkumpul membawa peralatan kerja sederhana. Semangat kebersamaan itu mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pendidikan anak-anak adalah tanggung jawab bersama.

Pembangunan gedung darurat ini direncanakan sebagai solusi sementara sambil menunggu realisasi pembangunan gedung permanen dari pemerintah.

Kehadiran bangunan yang lebih layak diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Tidak hanya sebatas wacana, dukungan yang diberikan diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.