Cruise Pearl Discovery Darwin Bakal Rutin Bawa Wisatawan Australia ke NTT

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,5 Januari 2026-Leader Group Cruise Pearl Discovery Darwin, Mick Fogg mengaku puas dan bergembira ketika bersama kawan-kawan untuk pertama kalinya berwisata ke Nusa Tenggara Timur Indonesia melalui pintu masuk Kota Kupang, Minggu (4/1/2025).

Sebanyak 20 orang wisatawan menggunakan Paspaley Pearl, sebuah kapal pesiar mewah yang membawa mereka dari Australia menuju Indonesia.

Meski hanya sehari berada di Kupang, Mick dan kawan-kawan merasa sangat bahagia karena disambut dengan sukacita mulai dari awal kapal bersandar di pelabuhan Tenau hingga kembali ke kapal untuk melanjutkan perjalanan ke kabupaten Alor dan Lembata.

“Kota ini dengan keramahan orang-orangya telah menyimpan sejuta kenangan manis bagi kami, budaya yang luar biasa kaya, produk ekonomi kreatif dan souvernier yang cantik, kisah pohon lontar yang produktif dan juga tentu sukacita masal yang dengan tarian dan lagu-lagu yang sangat memikat,” ujar Mick di Kupang, Minggu (4/1/2026)

Dikatakan ini adalah kunjungan pertama Tim yang dia pimpin dari rencana 12 paket kunjungan mereka ke NTT dan Indonesia selama tahun 2026.

Dia berharap keramahan dan kekayaan seni budaya yang luar biasa ini tetap menjadi suguhan terbaik untuk kehadiran tamu-tamu dari Australia ke NTT pada bulan-bulan mendatang.

Mick Fogg juga menyampaikan terima kasih kepada Flobamora Tours pimpinan Abed Frans bersama Tim yang luar biasa menyambut kunjungan mereka ke Kupang termasuk bisa bertemua langsung bertemu dengan Gubernur NTT Melki Laka Lena yang murah senyum dan ramah serta menyenangkan.

Adapun Paspaley Pearl adalah kapal pesiar dengan desain khusus liburan yang nyaman bagi wisatawan. Selain sebagai sarana trasportasi, kapal itu juga berfungsi sebagai tempat menginap, makan dan minum, serta hiburan sambil berkeliling ke beberapa destinasi wisata dalam satu paket perjalanan yang lengkap dan mewah.

Pertama dari 12 trip selama 2026

Abed Frans selaku Leader PT. Flobamora Tours mengatakan pihaknya menghandle tamu awal tahun dari kapal Paspaley Pearl dalam jajakan untuk kerjasama jangka panjang selama tahun 2026 sebanyak 12 Trip.

Kabarnya kapal ini dari Darwin Australia ke Raja Ampat di Papua kemudian ke NTT melalui pintu masuk Kota Kupang.

Mick Fogg akan rutin membawa tamu asing menikmati pesona wisata di provinsi NTT setiap bulan sekali selama 4 bulan kedepan, bahkan dalam bulan Maret 2026 nanti akan ada dua trip.

“Jika dalam 4 bulan ini mereka puas, maka program akan dilanjutkan sampai akhir tahun. Tapi kalo mereka kurang berkenan ya berarti saya kurang beruntung brother,” ujar Abed mantan Ketua ASITA NTT ini

Dia berterima kasih kepada Mick Fogg atas kepercayaannya kepada Flobamora Tours dan berharap semua layanan mereka berkenan.

Terima kasih juga disampaikan Abed kepada Gubernur NTT dan jajaran yang telah hadir bercengkrama dengan wisatawan meski sejenak.

Dia berharap Group Cruise Pearl Discovery Darwin Mick Fogg menjadi pintu masuk bagi rencana kolaborasi banyak program terutama dalam mendukung rencana pemerintah menjalin kerjasama Sister Citu antara Kupang- Darwin dan atau Kupang – Palmerston

Tenun ikat dan tarian masal  

Untuk diketahui, kunjungan wisatawan kapal Paspaley Pearl pada Minggu dimulai pukul 13.00 WITA. Setelah pemeriksaan dokumen CIQP di pelabuhan Tenau, para wisatawan menghabiskan kurang lebih 1 jam di galery Dekranasda NTT untuk berburu tenun ikat dan aneka souvernier cantik khas lokal dan menuju Museum Daerah NTT.

Dari Museum mereka ke Pantai Lasiana untuk menyaksikan demonstrasi pembuatan gula aren kemudian bersukacita dalam jamuan ngopi bareng sambil menikmati sunset bersama di La Cove Resto Lasiana. Disini ada perform alat musik Sasando oleh Maesro Sasando, Jitro Pah.

Menariknya saat tiba di La Cove Resto mereka disambut dengan tarian dan musik khas Timor kemudian menikmati pangan lokal seperti jagung rebus, pisang rebus, pisang goreng dan suguhan teh kopi panas sambil bercengkrama.

Sesaat kemudian Gubernur NTT Melki Laka Lena ditemani Kadis Pariwisata Noldy Hosea Pellokila dan Sekretaris Dinas Pariwisata NTT dan sejumlah mitra usaha jasa pariwisata tiba juga dilokasi kegiatan.

Usai menyalamai wisatawan dan berbicang khusus dengan Mick Fogg, Leader Group Cruise Pearl Discovery Darwin, Gubernur Melki memberikan sapaan selamat datang kepada peserta, mempromosikan potensi pariwisata NTT baik alam bahari budaya dan karakterisitk lokal serta mengajak wisatawan bercerita kepada sahabat kenalan untuk juga boleh datang berkunjung ke NTT.

Kupang harus tetap jadi Hub 

Kepada media usai farewell dengan wisatawan, Melki mengaku bergembira karena ini kunjungan pertama ke Kupang dari Australia dan merupakan satu dari rencana 12 paket kunjungna wisatawan Australia menggunakan kapal pesiar mewah ke Kupang selama tahun 2026.

“Ada 12 boat dan ini langkah awal untuk Kupang “jadi hub’ dan akan ditingkatkan dengan kapal yang lebih besar lagi kalau sudah berjalan baik. Artinya dengan 20 orang mereka datang dan nikmati kupang, berbelanja di Dekranasda, di Museum Daerah dan juga menyaksikan proses pembuatan gula aren di Lasiana dan ngopi sore di La Cove Restoran,” ujarnya.

Dia menyebut para wisatatan menikmati momen tersebut karena disambut ramah, bernyanyi bareng, dansa bareng dan mereka sangat puas. “Hal ini sejatinya menjadi kekuatan wisata NTT yakni mampu membuat orang berwisata kesini dengan riang gembira,” katanya.

Melki menyampaikan terima kasih kepada wisatawan dan juga kepada Flobamora Tours selaku tour operator untuk mendesain kerjasama kolaboratif permanen antara NTT dan Australia dalam meningkatkan minat kunjungan wisata dan juga kerjsama bidang lain yang bisa bermanfaat untuk daerah selain kepariwisataan.

Gubernur Melki berharap kolaborasi dan kerjasama pemerintah dan tour operator makin intens digalakan sehingga semakin banyak wisatawan mancanegara yang bisa berkunjung ke NTT, menikmati keindahan wisata budaya ekraf dan memberi dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi regional.

Ucapan selamat datang ini diakhiri dengan menyanyikan sebuah lagi khas ditemani alunan musik sasando, selanjutnya para peserta bersukacita dalam tarian masal bersama. Para wisatawan kemudian kembali ke pelabuhan Tenau sekitar pukul 17.30 WITA untuk meneruskan perjalanan ke Alor.