www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,17 Desember 2025-Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2025 resmi dibuka di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Kota Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (16/12/2025) malam.
Pembukaan pameran ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Rote Ndao, Yane Henuk-Pellokila.
Membacakan sambutan Gubernur NTT, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan mengemukakan, pameran tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk refleksi pembangunan serta wadah promosi capaian pembangunan, potensi daerah dan pelestarian budaya yang menjadi identitas Provinsi NTT.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. Salah satu capaian nyata adalah pelaksanaan pameran pembangunan pada peringatan HUT RI ke-80 Agustus 2025 yang mencatat 84.700 kunjungan selama 11-22 Agustus 2025 dengan total transaksi UMKM dan swasta mencapai Rp 3 miliar.
“Produk-produk unggulan dari IKM dan UMKM seluruh 22 kabupaten/kota di NTT tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga telah diekspor ke luar daerah hingga ke Timor Leste, Kanada, Eropa dan Amerika,” kata Apremoi.
Ia menambahkan, penyelenggaraan pameran ini menunjukkan sinergi berbagai pihak dalam mendukung pilar pembangunan, khususnya Pilar Ekonomi Berkelanjutan dan Pilar Komunitas serta sejalan dengan Program Dasa Cita dan slogan “Ayo Bangun NTT.”
Pada momentum HUT ke-67 NTT, Pemerintah Provinsi mengusung tema “NTT Berjaya, UMKM Agar Seluruh Berdaya”, sebagai ajakan untuk memberikan ruang dan dukungan bagi potensi lokal agar terus berkembang.
Apremoi menegaskan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, sekaligus penjaga identitas budaya melalui produk berbasis kearifan lokal.
Ia berharap, pameran ini menjadi sarana memperluas jejaring, meningkatkan promosi, membuka peluang investasi serta mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Pemerintah Provinsi NTT begitupun Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, lanjut Apremoi, akan terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui kemudahan akses permodalan, digitalisasi UMKM serta kolaborasi dengan lembaga keuangan, sektor swasta dan komunitas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta dan masyarakat atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga pameran ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.

