www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,3 Maret 2026-Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) terganggu pasca terjadi kasus pembunuhan di wilayah itu.
Pasca penemuan jenazah, pada Senin (23/2/2026) lalu, KBM di wilayah itu terhenti, namun KBM kembali berjalan hari berikutnya, akan tetapi tidak normal.
Banyak pelajar yang tidak masuk sekolah karena trauma dengan peristiwa itu, sementara itu, sejumlah pelajar diantar dan dijemput orang tua di sekolah.
“Informasinya hanya hari pertama KBM tidak berjalan, setelah itu KBM berjalan cuma tidak berjalan lancar,” jelas Patrisius Pederico, SP Sekretaris Dinas PKO Kabupaten Sikka, Selasa (3/3/2026).
Dinas PKO Kabupaten Sikka akan turun ke sekolah-sekolah di wilayah Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang.
“Sebentar kami akan turun ke sekolah untuk memastikan,” jelasnya.
Diketahui, Polres Sikka menetapkan FRG sebagai tersangka meninggalnya STN (14) siswi SMP MBC Ohe di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT. Sementara itu, SG (ayah) saksi kasus pembunuhan itu kabur dan sementara diburu polisi, sejak Minggu (1/3/2026).

