www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,4 Desember 2025-Tim Khusus gabungan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Polresta Kupang Kota kembali melakukan langkah penting dalam pengungkapan kasus kematian tragis Sebastianus Bokol atau Tian Bokol (22), mahasiswa asal Sumba Barat Daya yang ditemukan tewas dengan tubuh terbakar pada Agustus 2022 lalu.
Rekonstruksi kasus tersebut digelar pada Kamis (4/12/2025) siang, bertempat di lokasi kejadian, tepatnya area kali kering dekat TPU Liliba, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kompol Edi, SH, MH yang memimpin jalannya rekonstruksi bersama tim gabungan.
menunjukkan area rekonstruksi dipadati warga yang datang untuk menyaksikan rangkaian adegan para saksi dan tersangka.
Pihak kepolisian mengerahkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan dan memastikan proses rekonstruksi berjalan tertib.
Dalam rekonstruksi tersebut, para terduga pelaku memperagakan rangkaian adegan guna mencocokkan keterangan yang telah diberikan selama proses penyidikan.
Langkah ini dinilai penting untuk memperjelas kronologi peristiwa yang menewaskan Tian Bokol setelah lebih dari dua tahun penyelidikan berjalan.
Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut, masing-masing, MAD (21), FMD (22), JK (28), HVGS (22), AKAP (22), APFM (22), WIT (23)
Ketujuh tersangka tersebut turut hadir dalam rekonstruksi dan memperagakan aksi mereka sesuai arahan penyidik.
Kronologi Singkat Kematian Tian Bokol
Kasus ini bermula ketika Sebastianus Bokol, mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta, ditemukan tewas terbakar pada 2 Agustus 2022.
Jasad korban ditemukan di kali kering sekitar TPU Liliba, RT 045/RW 16, Kelurahan Liliba, Kota Kupang.
Tian Bokol berasal dari Homba Karipit, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).
Selama berada di Kota Kupang, Tian tinggal di rumah kos milik kakak ipar dari EK, berinisial A, di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima.
Sebelum ditemukan tewas, Tian dilaporkan hilang sejak 10 Juni 2022 setelah menghadiri acara ulang tahun pacarnya di Kota Kupang.
Sejak saat itu, ia tidak lagi dapat dihubungi hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Rekonstruksi yang digelar siang ini diharapkan menjadi titik terang untuk melengkapi seluruh bukti yang dibutuhkan sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan dan masuk ke tahap persidangan.

