Sidang Majelis Klasis Flores Barat ke-V, Evaluasi dan Bahas Program Pelayanan Tahun 2026

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,26 Januari 2026-Sidang Majelis Klasis Flores Barat ke-V Tahun 2026 mengevaluasi program kegiatan tahun 2025 dan membahas program kegiatan pelayanan kepada jemaat GMIT pada tahun 2026.

Kegiatan Sidang Majelis Klasis Flores Barat ke-V dengan tema ‘Lakukan Keadilan, Cinta Kesetian, dan Hidup Rendah Hati di Hadapan Allah’ dengan sub tema ‘Bersaksi Tentang Allah yang Setia, di Tengah Dunia yang Luka’ ini berlangsung di gedung Gereja GMIT Ebenhaezer Borong dari tanggal 26-28 Januari 2026.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Zimrat M.S. Karmany, Senin 26 Januari 2026.

Peserta sidang yakni Majelis Klasis Harian Flores Barat, anggota Majelis Klasis ex Officio, BPPK Flores Barat, UP-MK Flores Barat, pendeta non Ketua Majelis Jemaat, Satpel Pembangunan, dan undangan lainya.

Ketua Majelis Klasis Flores Barat, Pdt Mega Silvia Palpialy-Manggoa, S.Th , Senin (26/1/2026) menerangkan, sidang dilaksanakan guna mengevaluasi segela kegiatan dan program pelayanan bagi jemaat GMIT Majelis Klasis Flores Barat pada Tahun 2025 lalu dengan segala rekomendasi-rekomendasi persidangan.

Selain itu juga mengevaluasi terkait rencana anggaran penerimaan dan belanja di GMIT khususnya Klasis Flores Barat.

“Terkait sejauh mana dia berjalan, berkembang, dan jika ada hambatan-hambatan itu yang akan diperbaiki untuk diputuskan dalam program pelayanan pada tahun 2026,” ujar Pdt Mega.

Pdt Mega juga menerangkan, selain evaluasi program dan kegiatan pelayanan pada tahun 2025 lalu, juga dalam sidang ini membahas dan merumuskan terkait program-program yang akan dijalan pada Tahun 2026 ini tentunya dengan segala butir-butir rekomendasi yang akan dijalankan di Majelis Klasis Flores Barat.

Ketua Panitia Sidang Majelis Klasis Flores Barat ke-V, Simson Bang, menerangkan, peserta kegiatan Sidang Majelis Klasis Flores Barat Ke-V Tahun 2026 ini dihadiri oleh 7 Jemaat di wilayah Klasis Flores Barat yang meliputi Kabupaten Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat.

Simson juga mengatakan, panitia berharap agar peserta persidangan memaknai persidangan ini bukan sebagai ajang nostalgia, melainkan dihargai sebagai sebuah kesempatan untuk melaksanakan tugas dan panggilan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.