Semangat Hardiknas 2026 di Belu, Bupati Tekankan 3M dan Gerakan Peduli Lingkungan

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,2 Mei 2026-Pemerintah Kabupaten Belu menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 yang berlangsung di lapangan Kantor Bupati Belu, Sabtu (2/5/2026).

Bupati Belu, Willybrodus Lay, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan yang mengusung tema menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua.

Dalam amanatnya, Bupati Willy membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya konsep 3M sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M, yakni mindset atau pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” demikian disampaikan dalam amanat Menteri.

Ia menegaskan, tanpa ketiga aspek tersebut, berbagai program pendidikan berpotensi hanya menjadi formalitas dan berhenti pada capaian angka-angka, tanpa memberikan dampak nyata bagi kualitas pendidikan.

Selain itu, Bupati Belu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan, dimulai dari lingkungan sekolah hingga ke tingkat desa, kelurahan, kecamatan, sampai kabupaten.

Menurutnya, kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.

Ia juga mendorong gerakan menanam pohon, khususnya kelapa, sebagai langkah sederhana namun berdampak jangka panjang.

“Jika setiap keluarga menanam kelapa di halaman rumah, mungkin lima hingga sepuluh tahun ke depan baru dipanen. Namun anak-anak kita akan merasakan manfaatnya, bahkan bisa menikmati hasilnya sendiri,” ujarnya.

Bupati menambahkan, selain bernilai ekonomi, hasil tanaman sendiri memiliki manfaat kesehatan dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi keluarga.

Melalui momentum Hardiknas ini, ia mengajak para pendidik, orang tua, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menggerakkan budaya menjaga lingkungan serta menanam pohon, baik di sekolah maupun di rumah.

“Gerakan peduli lingkungan ini harus kita mulai dari sekarang, dari hal-hal kecil, demi masa depan generasi yang lebih baik,” tutupnya.

Upacara bendera ini diikuti perwakilan dari sekolah mulai TK/PAUD, SD, SMP, SMA serta perwakilan OPD sebagai peserta upacara.

Selain itu, turut hadir pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Belu.