Tutup Kegiatan Pameran Literasi, Bupati TTU Minta Generasi Muda Rajin Membaca

www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,3 Mei 2026-Bupati Timor Tengah Utara ( Bupati TTU ), Yosep Falentinus Delasalle Kebo meminta Generasi Muda rajin membaca.

Permintaan itu disampaikan saat memimpin penutupan rangkaian kegiatan Pameran Literasi Pendidikan antar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S-SD) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS-SMP) Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas 2026 ) tingkat kabupaten Timor Temgah Utara, Sabtu 2 mei 2026.

Pada kesempatan itu Bupati TTU menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara, Kepala Dinas Pendiri dan Kebudayaan beserta seluruh jajarannya, para kepala sekolah, guru-guru dan siswa-siswi SD serta SMP yang telah menginisiasi, menyelenggarakan dan ikut serta dalam kegiatan ini.

Menurutnya, semangat literasi di Kabupaten TTU terus tumbuh dan berkembang dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan melalui kreativitas dan inovasi siswa-siswi serta pada guru pada kesempatan itu.

“Selama kegiatan pameran ini kita juga telah menyaksikan berbagai kegiatan dan perlombaan,” ujarnya.

Perlombaan dan kegiatan ini tidak hanya menarik namun juga sarat nilai edukatif. Lomba bercerita antar siswa Taman Kanak-kanak se Kecamatan Kota Kefamenanu, lomba tutur adat, deklama puisi Bahasa Inggris, baca puisi, lomba tarian kreasi, vokal grup dan stand up comedy dalam Bahasa Dawan antar K3S se Kabupaten TTU.

Selain itu juga, panitia menyelenggarakan kegiatan lomba stand up comedy dalam Bahasa Dawan, lomba pidato, tarian kreasi, vokal grup dan tarian terbaik antar MKKS se Kabupaten TTU.

“Tidak kalah menarik, tarian kolosal, alunan suling bambu, dan Tarian Likurai semakin memperkaya nuansa literasi dan budaya dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Falentinus menyampaikan proficiat kepada para pemenang lomba atas capaian luar biasa yang telah dipersiap dengan baik. Kemenangan tersebut tidak lain merupakan buah dari ketekunan dalam merangkai kata dan mengolah ide.

Ia mengaku bangga, bisa nenyaksi langsung bakat-bakat alami dari generasi muda yang terus tumbuh di Kabupaten TTU. Kendati demikian, piala hanya sebuah simbol.

Esensi sejatinya adalah semangat literasi yang akan terus dimbuh dalam hati semuanya. Ia meminta generasi muda rajin membaca dan belajar.

Melalui kegiatan tersebut, tersirat makna bahwa, literasi dapat dikembangkan tidak hanya melalui bahasa dan tulisan tetapi juga melalui seni budaya dan ekspresi kreatif peserta didik.

Pameran tersebut merupakan ruang inspirasi, ruang kreasi, ruang berbagi dan ruang pembelajaran bagi semua siswa.