www.peristiwaaktual.com.ǁNTT,10 Maret 2026-Warga Dusun Liu, Desa Lo’oluna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu akhirnya kembali menikmati aliran listrik setelah sempat hidup dalam kegelapan selama sepekan akibat jaringan listrik terputus karena tiang roboh diterjang longsor dan hujan deras.
Peristiwa tersebut terjadi setelah curah hujan tinggi yang melanda wilayah perbatasan RI-RDTL dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tanah di sekitar jaringan listrik menjadi labil hingga mengakibatkan beberapa tiang listrik miring dan roboh.
Akibatnya, jaringan listrik yang melayani warga Dusun Liu mengalami kerusakan dan terputus, sehingga masyarakat setempat harus menjalani aktivitas tanpa penerangan listrik selama tujuh hari.
Manager PLN Rayon Atambua, Daniel Antonius Meok, membenarkan adanya gangguan jaringan listrik tersebut. Menurutnya, pihak PLN langsung merespons laporan masyarakat dengan menurunkan puluhan personel ke lokasi untuk melakukan perbaikan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menurunkan sekitar 20 personel dari PLN induk Atambua dan Kantor Jaga PLN Lamaknen untuk mengamankan serta memperbaiki tiang dan jaringan listrik yang rusak,” ujar Anton, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan terjadi karena tiang listrik roboh akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan terus-menerus. Dampaknya, jaringan listrik terputus dan pelanggan di Dusun Liu tidak dapat menikmati aliran listrik selama beberapa hari.
Proses perbaikan jaringan listrik, lanjut Anton, tidak berjalan mudah. Tim PLN harus menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama cuaca ekstrem yang masih terus terjadi serta kondisi akses jalan menuju lokasi yang rusak dan sulit dilalui.
“Perbaikan memang sedikit terlambat karena hujan tidak berhenti dan kondisi jalan menuju lokasi cukup rusak. Namun berkat kerja keras tim di lapangan yang juga dibantu warga setempat, akhirnya tiang yang roboh berhasil diperbaiki dan jaringan listrik sudah kembali normal,” jelasnya.
Saat ini, PLN memastikan pasokan listrik di wilayah tersebut telah pulih dan dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat secara normal.
Anton juga menegaskan komitmen PLN untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan Kabupaten Belu.
“PLN tetap berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan yang andal dan aman bagi pelanggan. Kami juga selalu siaga untuk menangani setiap gangguan jaringan listrik yang terjadi,” pungkasnya.

