DPRD Sikka Minta Pemkab Distribusi Air dan Prioritaskan Bantuan Presiden untuk Pulau Palue

www.PeristiwaAktual.com.ǁNTT,29 September 2026-DPRD Kabupaten Sikka mendesak Pemkab untuk segera mendistribusikan air minum bersih untuk warga di Pulau Palue yang dilanda krisis air bersih sehingga mengkonsumsi air dari batang pisang.

Ketua DPRD Sikka, Stef Sumandi, menegaskan krisis air minum bersih yang melanda Pulau Palue harus menjadi perhatian serius untuk Pemerintah Kabupaten Sikka.

Selain mendistribusikan bantuan air minum bersih di Palue, Pemerintah  harus memikirkan jangka panjang mengatasi persoalan air minum di Palue dan wilayah lainnya yang terdampak.

“Pemerintah harus memikirkan persolaan air minum yang permanen, saya harap pemerintah distribusi air ke palue secepatnya, ” ujarnya Selasa 29 September 2026.

Ia meminta kepada Pemkab Sikka, untuk menggunakan dana bantuan Presiden sebesar 20 M diprioritaskan untuk penanganan di Pulau Palue.

Tak hanya itu, ia juga berharap percepatan persediaan bak penampung air di Palue pasca bak penampungan air hujan pecah akibat diguncang Gempa 7,7 Magnitudo pertengahan Agustus lalu.

“Bantuan presiden 20 miliar prioritas untuk Palue. Harus adaa. Solusi air minum permanen, percepatan persediaan bak penampung air di Palue, bak plastik, prinsipnya dipercepat,” tegasnya.

Dikatakan, selain penanganan di Pulau Palue, pemerintah juga harus memperhatikan kebutuhan warga di tempat lain yang terdampak gempa maupun terdampak kekeringan yang membutuhkan bantuan air dan kebutuhan dasar lainnya.

Sementara itu, Anggota DPRD dari Fraksi PKB Kabupaten Sikka, Manto Eri, mengatakan saat ini hampir semua kecamatan mengalami krisis air bersih sehingga pemerintah harus mendistribusikan air ke desa-desa yang terdampak.

“Ya butuh tangki air untuk bisa drop air dari desa ke desa, ya ini kemarau sangat panjang, bukan hanya di Palue tapi hampir semua kecamatan di Sikka, terlebih Kangae, Kewapante, Hewokloang semua butuh intervensi pemerintah,” tegasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah melakukan intervensi penanganan warga terdampak gempa Flores di Kabupaten Sikka.