www.peristiwaaktual.com.ǁBangkalan,16 Juli 2026-Komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia terus diwujudkan oleh CV. Media Utama Group, perusahaan pengolahan garam konsumsi beryodium yang berlokasi di Dusun Gubbu Barat, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura. Melalui kerja sama penyediaan garam konsumsi beryodium untuk Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) HMD Lomaer Blega Yayasan Perserikatan Muhammadiyah, perusahaan semakin memperkuat kontribusinya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
SPPG HMD Lomaer Blega yang beralamat di Jl. Lomaer, Dusun Lomaer, Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69153, menjadi salah satu satuan pelayanan yang menjalankan penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat sesuai dengan standar mutu dan keamanan pangan. Dalam mendukung operasional tersebut, ketersediaan bahan pangan berkualitas, termasuk garam konsumsi beryodium, merupakan salah satu komponen penting dalam proses pengolahan makanan.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan garam konsumsi beryodium, CV. Media Utama Group menghadirkan produk yang diproses melalui tahapan produksi yang memperhatikan aspek mutu, kebersihan, dan kualitas. Garam yang diproduksi tidak hanya berfungsi sebagai penyedap rasa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan yodium yang diperlukan tubuh dalam menunjang fungsi metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan.
Direktur CV. Media Utama Group, H. Mashuri, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam mendukung penyediaan bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Kami berkomitmen menghadirkan garam konsumsi beryodium yang berkualitas sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung tersedianya bahan pangan yang memenuhi standar mutu,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memerlukan perhatian terhadap kualitas konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan terus meningkatkan kualitas proses produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung berbagai program penyediaan pangan bergizi.
Seluruh proses pengolahan garam di fasilitas produksi CV. Media Utama Group dilakukan secara bertahap mulai dari pemilihan bahan baku, pencucian, pengeringan, proses fortifikasi yodium, hingga pengemasan. Setiap tahapan dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas produk sehingga garam yang dihasilkan memiliki karakteristik putih bersih, higienis, dan siap digunakan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai jenis masakan.
Wakil Manajemen CV. Media Utama Group, Mohammad Ishak, menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari kapasitas produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas secara berkelanjutan.
“Kami terus melakukan pengawasan terhadap proses produksi agar garam yang dipasok memiliki kualitas yang konsisten. Kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga mutu produk,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara sektor industri dengan penyelenggara pelayanan pemenuhan gizi merupakan langkah positif dalam menciptakan rantai pasok pangan yang lebih baik, mulai dari proses produksi hingga penyajian makanan kepada penerima manfaat.
Di sisi lain, pihak SPPG HMD Lomaer Blega Yayasan Perserikatan Muhammadiyah menyambut baik kerja sama penyediaan garam konsumsi beryodium sebagai bagian dari kebutuhan operasional dapur MBG.
Perwakilan HMD Lomaer Blega, M. Fahrur Rouzy Arief, S.A.P., menyampaikan bahwa kualitas bahan pangan menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan pelayanan makanan bergizi.
“Ketersediaan bahan pangan yang berkualitas merupakan salah satu faktor pendukung dalam penyelenggaraan pelayanan pemenuhan gizi. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik sehingga kebutuhan operasional dapur dapat terpenuhi secara optimal,” ungkapnya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi melalui penyediaan makanan yang memperhatikan kualitas bahan pangan. Dalam pelaksanaannya, setiap komponen makanan, termasuk penggunaan garam konsumsi beryodium, menjadi bagian dari proses penyusunan menu yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
Keberadaan CV. Media Utama Group sebagai perusahaan pengolahan garam di Pulau Madura juga menunjukkan potensi besar industri garam lokal dalam mendukung kebutuhan pangan nasional. Madura yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi garam Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah dan menjadi fondasi bagi berkembangnya industri pengolahan garam bernilai tambah.
Dengan mengolah hasil produksi garam menjadi garam konsumsi beryodium, perusahaan tidak hanya memberikan nilai ekonomi bagi komoditas lokal, tetapi juga turut memperluas pemanfaatannya dalam sektor pangan. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi industri daerah terhadap peningkatan kualitas konsumsi masyarakat.
Ke depan, CV. Media Utama Group menyatakan akan terus memperkuat kualitas produk, meningkatkan kapasitas pelayanan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung penyediaan garam konsumsi beryodium yang berkualitas. Sinergi bersama SPPG HMD Lomaer Blega Yayasan Perserikatan Muhammadiyah diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan bahan pangan yang memenuhi standar mutu.
Melalui kolaborasi antara dunia usaha dan penyelenggara pelayanan pemenuhan gizi, diharapkan tercipta ekosistem pangan yang semakin kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih sehat melalui penyediaan pangan bergizi yang berkualitas.

