www.peristiwaaktual.com.ǁSurabaya,17 Juli 2026-Di tengah meningkatnya tuntutan industri terhadap produk garam berkualitas tinggi, PT. Sumatraco Langgeng Makmur terus memperkuat sistem pengendalian mutu sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kepuasan pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional. Berbasis di Surabaya, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam ini menempatkan kualitas sebagai fondasi utama dalam seluruh aktivitas operasional, mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi produk kepada pelanggan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan perusahaan dalam merealisasikan rencana ekspansi pasar ke Amerika Serikat, khususnya wilayah California, yang dikenal memiliki standar kualitas produk pangan dan industri yang tinggi.
Direktur PT. Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menegaskan bahwa kepuasan pelanggan tidak hanya dibangun melalui produk yang berkualitas, tetapi juga melalui konsistensi dalam setiap proses produksi. Menurutnya, sistem pengendalian mutu harus mampu memastikan bahwa setiap produk yang dikirim kepada pelanggan memiliki spesifikasi yang sesuai dengan standar perusahaan serta kebutuhan masing-masing sektor industri.
“Kepercayaan pelanggan merupakan aset terbesar perusahaan. Oleh karena itu, kami terus memperkuat sistem pengendalian mutu di seluruh lini produksi agar setiap produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang konsisten, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai sektor industri,” ujar Nurhadi Wiyono.
Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman dalam industri pengolahan garam, PT. Sumatraco Langgeng Makmur menerapkan proses pengawasan kualitas secara menyeluruh. Pengendalian mutu dilakukan sejak tahap seleksi bahan baku, proses pencucian dan pemurnian garam, pengeringan, proses iodisasi untuk garam konsumsi, pengayakan sesuai ukuran kristal, hingga tahap pengemasan akhir. Setiap tahapan diawasi secara sistematis untuk menjaga stabilitas mutu produk sebelum didistribusikan ke pelanggan.
Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa penguatan sistem pengendalian mutu juga didukung oleh investasi berkelanjutan pada teknologi produksi modern. Berbagai peralatan produksi dan laboratorium pengujian dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap parameter kualitas, sehingga setiap produk yang dihasilkan memiliki tingkat konsistensi yang tinggi.
Penerapan sistem tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi standar nasional, tetapi juga menjawab meningkatnya ekspektasi pelanggan dari sektor industri makanan dan minuman, farmasi, pengolahan air, peternakan, manufaktur, hingga berbagai sektor lain yang membutuhkan garam dengan spesifikasi tertentu. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya memastikan bahwa seluruh produk mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Selain penguatan fasilitas produksi, perusahaan juga terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Pelatihan teknis mengenai pengendalian mutu, penerapan prosedur operasional standar, budaya keselamatan kerja, hingga peningkatan kemampuan analisis laboratorium menjadi bagian dari program pengembangan karyawan secara berkelanjutan.
Menurut Nurhadi Wiyono, kualitas produk tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankan proses produksi setiap hari.
“Kami percaya bahwa investasi terbaik bukan hanya pada mesin produksi, tetapi juga pada peningkatan kompetensi SDM. Dengan sumber daya manusia yang profesional, sistem pengendalian mutu dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan.”
Di sisi operasional, perusahaan menerapkan evaluasi mutu secara berkala terhadap seluruh proses produksi. Setiap temuan dalam proses evaluasi menjadi dasar untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), sehingga efisiensi produksi dapat ditingkatkan tanpa mengurangi kualitas produk yang dihasilkan.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri garam yang semakin kompetitif. Persaingan global menuntut produsen garam untuk tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menjaga stabilitas kualitas dalam jangka panjang.
Komitmen terhadap pengendalian mutu juga menjadi salah satu faktor penting yang mendorong PT. Sumatraco Langgeng Makmur memperluas jaringan pemasaran ke pasar internasional. Saat ini perusahaan tengah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memasuki pasar California, Amerika Serikat, sebagai bagian dari program ekspansi global.
California dipandang sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan industri pangan, pengolahan makanan, farmasi, serta berbagai sektor manufaktur yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi. Untuk itu, perusahaan terus melakukan penguatan sistem produksi agar mampu memenuhi persyaratan kualitas yang dibutuhkan oleh pasar internasional.
Persiapan ekspansi tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi, penguatan sistem dokumentasi mutu, peningkatan ketertelusuran (traceability), optimalisasi rantai pasok, hingga pengembangan kerja sama dengan mitra distribusi internasional.
Langkah ekspansi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar perusahaan sekaligus memperkenalkan kualitas produk garam olahan Indonesia kepada konsumen global.
Di tingkat domestik, PT. Sumatraco Langgeng Makmur tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penyediaan garam berkualitas tinggi yang stabil dan berkelanjutan. Perusahaan meyakini bahwa keberhasilan industri tidak hanya ditentukan oleh besarnya kapasitas produksi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kepercayaan pelanggan melalui kualitas yang konsisten.
Dengan pengalaman panjang di industri pengolahan garam, dukungan fasilitas produksi modern di Surabaya, penerapan sistem pengendalian mutu yang semakin terintegrasi, serta visi ekspansi menuju pasar internasional, PT. Sumatraco Langgeng Makmur optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan pengolahan garam yang mampu bersaing di tingkat global.
Melalui strategi yang berorientasi pada kualitas, inovasi, dan kepuasan pelanggan, perusahaan berharap dapat terus memberikan kontribusi terhadap pengembangan industri garam Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar dunia.

